Tampilkan postingan dengan label Ayam Serama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ayam Serama. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Desember 2015

Ternak Ayam Kate/Serama

Ayam kate atau ayam serama adalah termasuk tipe ayam yang dipelihara sebagai hewan hias di rumah. Ayam ini memiliki keunikan yang sangat berbeda dengan yang ayam lain, yakni ukurannya yang mini dan kecil. Karena ukurannya yang mini dan keunikannya inilah harga ayam serama yang ada di pasaran mencapai ratusan ribu atau hingga sampai jutaan rupiah. Apalagi bila warna dan fisik ayam yang bagus dan sehat, harganya bisa menjadi mahal karna keunikanya . Jika di nilai dari harga dan biaya perawatannya sangatlah jauh selisihnya. Biaya perawatannya tidak sampai sepertiga harganyaayamnya. Selain itu juga pemeliharaannya sangatlah mudah sama dengat merawat ayam biasa. Nah, jika Anda tertarik ingin menekuni budidaya ayam kate/serama, silahkan ikuti cara pembudidayaan dalam berikut ini



Pemilihan Indukan.

Hal pertama  kali saat kita  memutuskan untuk beternak ayam kate/serama adalah memilih indukan unggul. Caranya cukup mudah, pilih saja pejantan yang berpostur tegak, aktif, lincah, berjengger merah terang, berjalu dan berbulu indah, serta tidak terserang penyakit. Sedangkan untuk betina bisa dipilih yang berpostur sintal/bulat montok, sering bertelur banyak, tenang, fisiknya sempurna, berbulu indah, serta yang pasti tidak terserang penyakit. Indukan sebaiknya dipilih yang sudah berumur diatas satu tahun sejak menetas.

Perkandangan

Kandang yang digunakan untuk memelihara ayam kate yang baik adalah kandang umbaran atau kandang bebas tanpa atap dengan pagar tinggi yang mengelilingi areal kandang. Pagar bisa dibuat dari jaring atau pagar bambu dengan ketinggian 1,5-2 meter. Sesuaikan luas kandang dengan jumlah ayam yang dipelihara. Letakkan juga tempat berteduh dan seligus sebagai rumah bagi ayam kate. Jika ingin diberikan tempat bertengger juga bisa ditambahkan panggung atau palan kayu di areal kandang.

Pemeliharaan & Pakan

Pemeliharaan yang dilakukan cukup sebatas mengontrol kesehatan dan melakukan embersihan kandang saja. Selanjutnya jangan lupa berikan pakan berupa bekatul, jagung, dan biji-bijian seperti beras merah, ketan, atau gabah. Jika ingin menambahkan konsentrat akan lebih baik. Sediakan juga tempat air minum yang bersih untuk minum